Senin, 19 September 2016

Tips Tupo ala Newbie Oriflame


*Tips tupo dalam 1 hari di awal bulan*

Seumur-umur nggak pernah ngebayangin bakal jualan,  ya mungkin karena mindset di sekitar kita adalah sekolah,  lulus, terus  kerja di kantoran.  Padahal, Rasul aja nyuruh kita untuk berdagang loh..

Baru 2 minggu nyobain jualan Oriflame ternyata serruuu..  Bikin excited!  Momen saat ada yg konsul,  tanya-tanya, merembet curhat hehe.. Atau sebaliknya curhat, tanya-tanya, merembet konsul. Apalagi pas ada yang order.  Apalagi pas udah ditransfer *eh. Lebih lagi saat denger pelanggan kita puas terus repurchase (berlaku juga untuk usaha bareng suami jualan jasa konsul dan bikinin desain interior dan furniture)

Bedanya kalau Oriflame ada yang namanya "tupo".  Apa itu tupo? Bukaaannn.. Itu bukan typo kok.  Tupo itu singkatan dari tutup poin. Jadi sebagai konsultan Oriflame kita ada target kejar poin personal berjumlah 100 bp.

Apa harus dikejar? Kalau mau bonus Welcome Program ya kejar,  kalau mau bonus jenjang karir ya kejar,  kalau mau gaji bulanan yang cair tiap tanggal 4 awal bulan ya kejar. Kalau ga mau kejar? Ya rapopo..  Tapi apa serunya hidup tanpa target?

"Susaaahh tupo.. "

Hussshhh..  Omongan itu doa,  jalanin dulu.  The fear of suffering is worse than the suffering itself, kalau kata om Paulo Coelho. Rasa takut akan penderitaan itu lebih menyakitkan daripada penderitaan itu sendiri. Penderitaan orang jualan apa? Kesulitan dalam berjualan?  Lebih saaakiiittt takut ama kesulitan tersebut daripada kesulitannya itu sendiri lohh..

Alhamdulillah 2 minggu nyambung silaturahmi ke orang2 yang dikenal,  ada aja rezeki mah.. Mungkin kalau nggak ikut Oriflame, susah buat aku pribadi untuk nyapa-nyapa orang karena aku tipenya yg mesti diduluin kalau kata sahabat-sahabat aku.

Nah,  dalam 2 minggu aku join pun Alhamdulillah bisa tupo,  makanya kemaren dapat undangan training buat video promosi.

Ini ada beberapa tips tupo cepat ala newbie kaya aku hehe :

1. Alihkan penggunaan produk pribadi dari produk lain ke Oriflame.
Kalau aku karena memang sebagian produk sudah lama pakai Oriflame,  jadi tidak begitu sulit.  Malah anggaran jadi lebih longgar karena setelah jadi member diskonnya berlipat-lipat.  (*emak-emak banget yaaa itung-itungan hehe)

2. Memiliki pelanggan setia
Kita mulai dari orang-orang terdekat,  harus pinter-pinter membaca kira-kira produk apa yang akan cocok banget dengan mereka sehingga ke depannya mereka bakal repurchase. Cara bacanya gimana? Ya itulah fungsi kita sebagai konsultan,  dengerin konsultasi mereka. Kebutuhan dan keinginan pelanggan itu poin penting yang harus bisa kita tangkap dan ditanggapi.  Jadi mau ada diskon atau ngga pun,  karena sudah puas dengan produknya juga pelayanan kita sebagai konsultan,  pasti sudah pesen jauh-jauh hari. Karena kalau order di awal bulan,  stok pasti terjamin ada.  Kalau udah tengah atau akhir,  wassalam deh.  Siap-siap aja kehabisan stok.

3. Momen penting seperti ultah,  pernikahan,  kelulusan adalah dimana orang-orang di sekitar kita bisa jadi ada yang akan minta saran produk untuk dijadikan hadiah. Nah,  kasih rekomendasi produk yang sesuai dengan orang yang akan diberi,  yang pastinya sesuai dengan kantong si pemberi (yaiyaalaaahh karena bukan emak-emak aja yg perhitungan hehe)..

Intinya, Insya Allah,  dimana ada niat di situ ada jalan.

#Oriflamechangesmylife
#newbiemasihbelajar #belajarbisadimanaaja #belajarsambilcarirezeki

Special thanks untuk upline yang dermawan dalam berbagi ilmu Khusnul Khotimah, Retno Ayu Wulandari, Novia Fuji Nurmala, Silmi Andita Maisarah

0 comments:

Posting Komentar